Bocah SD Sudah Doyan Judi Online. Siapa yang Salah?


Maka tak heran situs pornografi dan judi online, apalagi dengan kecanggihan teknologi tetap dibiarkan. Karena dianggap tidak memberikan dampak sosial secara nyata

Kejahatan ini tetap dibiarkan hanya dibatasi sana sini. Bahkan mendapat ijin operasi karena menguntungkan yakni adanya pajak yang disetorkan

 

Penulis Verawati S.Pd

Pegiat Literasi


Matacompas.com, OPINI -- Laporan PPATK mengatakan bahwa ada 2,7 juta orang Indonesia terlibat judi online. Sebanyak 2,1 juta diantaranya adalah ibu rumah tangga dan pelajar. Mulai dari tingkat mahasiswa hingga anak SD (voaislam, 10/12/2023)


Berita ini menambah panjang deretan masalah yang dihadapi oleh masyarakat khususnya para pelajar. Tidak terbayang jika anak SD yang belum berpenghasilan sendiri sudah doyan judi online bahkan hingga kecanduan. Menurut Komisioner KPAI Sub kluster Anak Korban Cybercrime Kawiyan, mengatakan ada beberapa akibat di antaranya yaitu cenderung tidak mau berhenti, boros uang hingga melakukan apa pun untuk mendapatkan uang  serta mengalami masalah psikologi seperti cemas, gelisah hingga depresi. (cnnindonesia, 21/09/2023)


Menurut pengakuan salah seorang Youtuber, mereka sengaja men-streaming acara judi online. Di sana di sebutlah situs judi tersebut dan digambarkan bahwa pemain mendapatkan banyak keuntungan. Padahal itu kondisinya adalah sedang iklan jadi pasti akan digambarkan bahwa sang pemain mudah untuk menang dalam judi tersebut. Hal ini disampaikan oleh salah seorang pengiklan judi tersebut. Dia mendapatkan banyak bayaran atas iklan tersebut meski dia mengatakan bahwa tidak akan jadi kaya dengan judi tetap saja iklan tersebut menarik perhatian anak-anak.


Sejatinya bahwa judi itu sesuatu yang merusak individu dan juga masyarakat. Mereka yang sudah kecanduan judi akan menghabiskan uangnya untuk berjudi. Tidak hanya itu, keluarga pun bisa hancur akibat tidak jalannya nafkah dari seorang suami yang terlibat judi. Hal ini bisa berujung pada perceraian dan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) lain sebagainya. Apalagi pada anak di bawah usia.


Menurut Prof. Dr, Ing.  Fahmi Amhar seorang peneliti, kerusakan pada masyarakat ini diakibatkan oleh sistem kapitalisme. Sistem ini mendoktrin untuk bersifat liberalisme dan  pluralisme. Liberalisme yaitu sikap bebas untuk berbicara, berkeyakinan, berperilaku dan memiliki sesuatu selama tidak mengganggu orang lain. Sedangkan pluralisme adalah doktrin bahwa ruang publik tidak boleh dikuasai oleh satu kelompok saja.


Doktrin tersebut membiarkan kerusakan yang terjadi di masyarakat. Maka tak heran situs pornografi dan judi online, apalagi dengan kecanggihan teknologi tetap dibiarkan. Karena dianggap tidak memberikan dampak sosial secara nyata. Kejahatan ini tetap dibiarkan hanya dibatasi sana sini. Bahkan mendapat ijin operasi karena menguntungkan yakni adanya pajak yang disetorkan.


Tak hanya itu untuk kejahatan judi online ini mereka menggunakan para artis untuk mengiklankan. Sebut saja artis Wulan Guritno dan Amanda Manopo yang dipanggil polisi karena kasus iklan judi online. Namun, ibarat panggang jauh dari arang, hukum tak berlaku pada mereka. Kenapa? Biasanya tidak jauh dari uang. Kasus Sambo yang viral sekalipun bisa lolos bukan? 


Nah! Beginilah sistem kapitalisme. Siapa yang punya uang dia bisa berkuasa dan bisa bebas melakukan apa saja, termasuk hukuman. Hukum rimba pun tak terelakkan. Sehingga merusak masyarakat dan juga lingkungan.


Berbeda dengan sistem Islam. Dalam Islam jelas judi termasuk dosa dan pelakunya akan dikenai sanksi berat. Sebab Allah pun telah menyejajarkan judi dengan perbuatan keji seperti minum khamar dan berkurban untuk  berhala. Selain itu Allah menyebut semua perbuatan tersebut adalah perbuatan setan. Jadi bisa disebut orang yang bermain judi adalah  setan. Padahal sesungguhnya setan adalah musuh manusia.


Karena buruknya perbuatan tersebut Islam melarang keras adanya perjudian baik online maupun offline. Negara akan memberikan sanksi yang tegas bagi pelaku maupun penyelenggara judi. Hukumannya diserahkan pada ijtihad Kholifah. Bisa kurungan ataupun yang lainnya yang akan memberikan efek jera.


Secara preventif sistem Islam akan menjauhkan perjudian ini di tengah masyarakat. Pertama, individu dan keluarga akan dipupuk keimanan dan ketakwaannya. Sehingga mereka yakin bahwa Allah maha melihat perbuatan mereka meski tersembunyi dan balasan di akhirat sangat nyata. Sehingga meski mereka menyendiri di kamar atau tempat sunyi lainnya akan menjauhi kemaksiatan, dalam hal ini judi.


Kedua peran masyarakat. Dalam  masyarakat Islam akan terbentuk kebiasaan saling menasihati satu sama lain. Jika mereka melihat kemungkaran akan segera dinasihati atau dilaporkan pada pihak yang berwajib. Terkadang sanksi sosial lebih mengerikan sehingga masyarakat Islam akan jauh dari kemaksiatan.


Ketiga adalah negara. Negara akan memberlakukan pendidikan yang terbaik bagi seluruh warganya. Dengan murah bahkan gratis dan dengan pendidikan yang memberikan keimanan yang kuat serta kemampuan sains dan teknologi juga skil. Sehingga muncul ilmuan-ilmuan yang handal dalam bidangnya.


Demikianlah sistem Islam, mampu menjaga akal manusia dan mengarahkan hingga berjalan sesuai fitrahnya. Jauh dari kerusakan dan kesengsaraan dan membawa berkah untuk alam. Manusia mulia dengan akal yang dibimbing dengan wahyu Ilahi.


Wallahualam bissawab.

Name

Analisis,4,Motivasi,2,Nasional,4,Opini,163,Polri,17,Puisi,1,Sumbar,25,Surat Pembaca,6,TEENAGER,1,TNI,50,
ltr
item
TV Negeri: Bocah SD Sudah Doyan Judi Online. Siapa yang Salah?
Bocah SD Sudah Doyan Judi Online. Siapa yang Salah?
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEisJx6S0Y6WPf9MAvQyloIEHnMAmrqoPTqt8vsXS3kcEvw4G_93VyCuuWeeGiI5EkjNVIDA_p6C7OwTjo234FFRnAoLK0-EaYswcOJDZ5HvJvLtnlB5Gu9r5SSBcBAwPyJHMbUx68ltnEBqXHnWLB0TxsmtmdOJqqrBiTtPT1rU7ScBo_K-g9MOEWbKqc2R/s320/20231218_104345.jpg
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEisJx6S0Y6WPf9MAvQyloIEHnMAmrqoPTqt8vsXS3kcEvw4G_93VyCuuWeeGiI5EkjNVIDA_p6C7OwTjo234FFRnAoLK0-EaYswcOJDZ5HvJvLtnlB5Gu9r5SSBcBAwPyJHMbUx68ltnEBqXHnWLB0TxsmtmdOJqqrBiTtPT1rU7ScBo_K-g9MOEWbKqc2R/s72-c/20231218_104345.jpg
TV Negeri
https://tv-negeri.blogspot.com/2023/12/bocah-sd-sudah-doyan-judi-online-siapa.html
https://tv-negeri.blogspot.com/
https://tv-negeri.blogspot.com/
https://tv-negeri.blogspot.com/2023/12/bocah-sd-sudah-doyan-judi-online-siapa.html
true
8903722848118040034
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share to a social network STEP 2: Click the link on your social network Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy Table of Content