Sertifikasi Halal Belum Mampu Menghapus Keraguan


Sertifikasi halal di masa ini belum bisa menjamin kehalalan suatu produk, selama masih berada dalam naungan sistem sekuler kapitalis yang justru menjauhkan agama dari kehidupan

Kita harus berupaya dalam mewujudkan penerapan Islam secara kafah yang akan mewajibkan kehalalan suatu produk sehingga terwujud ketenangan dan keberkahan hidup


Penulis Ummu Aidzul

Tenaga Pendidik


Matacompas.com, OPINI -- Pemerintah Kabupaten Bandung mendorong pengusaha UMKM untuk segera mendapatkan sertifikasi halal.  


Pengurusannya tengah diupayakan agar bisa diperoleh dengan mudah bahkan gratis. Kemudahan ini ditujukan dalam rangka mewujudkan industri halal di Indonesia. Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Tubagus Ace Hasan Syadzily berharap seluruh industri hingga pariwisata berbasis halal agar bisa menarik wisatawan baik domestik maupun asing agar dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (RMOLJABAR, 23-10-2023)


Sertifikat dan label halal adalah pengakuan dan tanda kehalalan suatu produk. Sebelum tahun 2019 pengurusannya dikelola oleh Majelis Ulama Indonesia. Namun saat ini diurus oleh Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Kementrian Agama (Kemenag). Sertifikasi ini bertujuan untuk memperluas penjualan agar masyarakat menjadi lebih yakin dengan produk serta memberikan nilai lebih di mata masyarakat. 


Suatu produk disebut halal jika semua tahapan produksi hingga distribusi terjamin kehalalannya. Sertifikasi ini tentu dibutuhkan oleh masyarakat Indonesia yang mayoritas muslim. Sehingga kemudahan yang diberikan bagi produsen untuk mengurus kehalalan akan sangat membantu konsumen agar tidak salah dalam membeli. Meskipun terkadang keberadaan label pun tidak jarang masih memberikan keraguan akibat berbagai kecurangan yang sering terjadi dalam sistem kapitalis, yang meniscayakan segala hal bisa dibeli dengan uang. Atau tidak jarang ada beberapa produsen nakal yang  menempelkannya tanpa izin.


Pernah terjadi kemunculan sebuah produk wine yang diberi label halal, yang ternyata terjadi akibat kecurangan produsen. Karena yang seharusnya mendapat label halal adalah produk minuman jus yang satu merk dengannya.


Problem jaminan kehalalan produk di negeri ini tidak terlepas dari aturan kapitalis sekuler yang tengah diberlakukan. Sistem ini menjauhkan peran agama dari kehidupan. Sementara pengaruh budaya luar begitu kuat khususnya dalam hal makanan. Ide kebebasan yang digaungkan membuat masyarakat  merasa bebas untuk mengkonsumsi makanan apapun tanpa memikirkan  kehalalannya. 


Seperti budaya dan makanan  Korea yang saat ini sangat digandrungi oleh kaum muda-mudi  juga masyarakat pada umumnya. Mereka dengan latah mengkonsumsi makanan-makanan tersebut tanpa memperhatikan kandungannya, demi sekedar mengejar viral dan kekinian. Beberapa brand makanan yang sempat menunda kepengurusan sertifikat halalnya, justru tetap digandrungi masyarakat karena telah menjadi bagian gaya hidup.


Di samping itu, sistem hidup kapitalis sekuler juga menjadikan materi sebagai tolok ukur perbuatan dan asas manfaat dalam melakukan segala sesuatu. Kecurangan pun dilakukan untuk mencapai kepentingan. Maka tidak heran jika pemerintah pun kurang serius dalam mengurusi label atau sertifikasi halal produk suatu makanan, karena masyarakat terbiasa menempuh jalur cepat dalam mendapatkannya. Dari sini nampak sertifikat halal hanyalah solusi parsial.


Berbeda dengan sistem Islam yang akan menumbuhkan keimanan kepada seluruh masyarakat, mendakwahkan pentingnya makanan halal yang boleh dikonsumsi serta makanan yang haram untuk dikonsumsi. 


Kehalalan makanan yang dikonsumsi merupakan hal yang sangat penting untuk diperhatikan karena merupakan perintah Allah Swt. sebagaimana firman-Nya dalam QS. Al-Baqarah ayat 168, yang artinya:

 "Wahai manusia! Makanlah dari (makanan) yang halal dan baik yang terdapat di bumi dan janganlah kamu mengikuti langkah-langkah setan. Sungguh setan itu musuh yang nyata bagimu"


Kita tentu pernah mendengar kisah seorang sahabat yang bernama Abu Dzar Al-Ghifari yang selalu terburu-buru pulang setelah berjamaah salat Subuh karena khawatir anak-anaknya memakan buah kurma milik tetangganya yang terjatuh ke halaman rumahnya. Rasa takutnya kepala Allah mampu mengalahkan rasa lapar. Dia lebih khawatir keluarganya masuk ke dalam siksa api neraka dibandingkan khawatir keluarganya merasa kelaparan di dunia. 


Selain itu negara akan mewajibkan seluruh produk yang dihasilkan terjamin kehalalannya, bahkan akan diberikan sanksi tegas bagi yang melakukan pelanggaran. Sehingga masyarakat akan merasa tenang ketika akan mengkonsumsi makanan. Hal ini karena pemerintah dalam Islam adalah raa'in atau pengurus urusan rakyat. Pemimpinnya akan sungguh-sungguh dalam melaksanakan tugas kepemimpinannya karena akan dipertanggungjawabkan di hadapan Allah.


Maka sertifikasi halal di masa ini belum bisa menjamin kehalalan suatu produk, selama masih berada dalam naungan sistem sekuler kapitalis yang justru menjauhkan agama dari kehidupan. Kita harus berupaya dalam mewujudkan penerapan Islam secara kafah yang akan mewajibkan kehalalan suatu produk sehingga terwujud ketenangan dan keberkahan hidup.

Wallahualam bissawab. []

Name

Analisis,4,Motivasi,2,Nasional,4,Opini,163,Polri,17,Puisi,1,Sumbar,25,Surat Pembaca,6,TEENAGER,1,TNI,50,
ltr
item
TV Negeri: Sertifikasi Halal Belum Mampu Menghapus Keraguan
Sertifikasi Halal Belum Mampu Menghapus Keraguan
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi8yu2q994xpg3omUBUFrCXPjbdHhJkQxmQflu-skcu21G3zwWQkt8k7zu6bOjZDY0WjSIqtLe7Qhgnh6F5IT6S16g-aYe9IvuChsldyw1LiYM9hSUkJpBojh9g-kaeDHppGXB2MC_QHveuSRJAYBzxyixTwr3YOurWGI4kbLts33eKJb6OmATeSyDetc3w/s320/20231118_213952.jpg
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi8yu2q994xpg3omUBUFrCXPjbdHhJkQxmQflu-skcu21G3zwWQkt8k7zu6bOjZDY0WjSIqtLe7Qhgnh6F5IT6S16g-aYe9IvuChsldyw1LiYM9hSUkJpBojh9g-kaeDHppGXB2MC_QHveuSRJAYBzxyixTwr3YOurWGI4kbLts33eKJb6OmATeSyDetc3w/s72-c/20231118_213952.jpg
TV Negeri
https://tv-negeri.blogspot.com/2023/11/sertifikasi-halal-belum-mampu-menghapus.html
https://tv-negeri.blogspot.com/
https://tv-negeri.blogspot.com/
https://tv-negeri.blogspot.com/2023/11/sertifikasi-halal-belum-mampu-menghapus.html
true
8903722848118040034
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share to a social network STEP 2: Click the link on your social network Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy Table of Content