Boikot Produk Pendukung Zionis, Individu Hingga Negara Harus Kompak

 


Oleh: Ledy Ummu Zaid

 

Sudah lebih dari 30 hari agresi militer yang dilakukan oleh penjajah zionis Yahudi terjadi di Gaza, Palestina. Banyak foto dan video korban pembantaian pasukan zionis keji tersebut beredar luas di media sosial. Alhasil, sangat mudah menemukan informasi apa yang terjadi pada umat muslim Palestina hari ini. Mereka sedang dizalimi oleh dunia yang seolah-olah bungkam dan hanya duduk manis menyaksikan puluhan ribu warga sipil yang terdiri dari bayi, anak-anak hingga orang tua meregang nyawa akibat serangan teror bom yang diluncurkan oleh zionis Yahudi. Maka, sudah sepatutnya kita sebagai muslim peduli dan membela sesama saudara seiman kita. Lantas, apa yang bisa kita lakukan untuk mereka?

 

Sebuah fatwa datang dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang menyeru umat muslim Indonesia untuk memboikot produk pendukung zionis Yahudi. Dilansir dari laman cnbcindonesia.com (10/11/2023), MUI dengan tegas mengeluarkan fatwa bahwa mendukung perjuangan kemerdekaan Palestina atas agresi Israel hukumnya wajib. Adapun hal ini tertuang dalam Fatwa MUI Nomor 83/2023 tentang Hukum Dukungan Terhadap Perjuangan Palestina yang diteken 8 November 2023. MUI mengatakan dalam fatwa tertulisnya, "Mendukung agresi Israel terhadap Palestina atau pihak yang mendukung Israel baik langsung maupun tidak langsung hukumnya haram". Kemudian, aksi boikot tersebut sangat diimbau untuk dilakukan masyarakat, khususnya muslim Indonesia. “Umat Islam diimbau untuk semaksimal mungkin menghindari transaksi dan penggunaan produk yang terafiliasi dengan Israel serta yang mendukung penjajahan dan zionisme," tulis MUI.

 

Dilansir dari laman tirto.id (08/11/2023), aksi boikot produk pendukung zionis mengakibatkan beberapa saham sejumlah produk pro Israel seperti Starbucks dan McDonald's mengalami fluktuasi. Sebagai contoh, saham Starbucks sempat mengalami penurunan dan ditutup di harga 91,35 dollar AS per saham pada Rabu (01/11). Selanjutnya, saham McDonald's juga sempat anjlok ke level terendahnya di angka 245,5 dollar AS pada 27 Oktober lalu. Seorang ekonom Center of Reform on Economic (CORE), Yusuf Rendy Manilet mengatakan, "Kalau kita lihat memang gerakan boikot dilakukan untuk memberikan efek kepada produk yang diboikot dengan harapan bahwa ketika produk tersebut terdampak dengan adanya hasil boikot maka mereka akan melakukan penyesuaian". Menurutnya, tujuan melakukan boikot produk pendukung Israel adalah untuk menekan perusahaan tersebut agar tidak memberikan dana kepada pihak zionis Yahudi dan tidak mendukung mereka dalam melancarkan aksinya menjajah dan membantai rakyat Palestina.

 

Seruan boikot produk yang mendukung zionis Yahudi adalah wujud kesadaran individu dan masyarakat untuk membela Palestina. Umat melakukan apa yang mereka bisa, terlebih ketika negara tidak melakukan pembelaan yang lebih nyata atas nasib muslim Palestina. Inilah buah dari sistem sekularisme kapitalisme yang mana membuat negara tidak bebas dalam mengatur sistem ekonominya secara independen. Negara akan menggantungkan ekonominya pada perjanjian-perjanjian internasional yang berlaku, dan tidak menutup kemungkinan sebaliknya malah terbatas untuk bergerak memerangi penjajah. Alhasil, seruan boikot umat hanya mampu mendorong organisasi masyarakat (ormas) untuk mengeluarkan fatwa boikot tersebut.

 

Ketika negara yang menyerukan, maka boikot terhadap produk-produk pendukung zionis Yahudi tentu akan efektif, karena pemilik kuasa adalah negara yang mana memiliki pengaruh kuat mengatur kehidupan rakyatnya.  Tidak  cukup itu saja, negara juga harus mengirimkan bantuan pasukan untuk memberikan pembelaan secara nyata. Namun sayangnya, hal tersebut belum dapat dilakukan karena kita hari ini dibatasi oleh sekat-sekat nasionalisme (nation state). Untuk saat ini, tampaknya tidak mudah mengirimkan pasukan tentara, khususnya tentara muslim dalam negeri untuk turut berjihad melawan penjajah dan membela sesama saudara muslim di luar negeri. Hal tersebut pasti membutuhkan pertimbangan yang besar dan panjang. Berbeda ceritanya, jika negara tidak dibatasi oleh nasionalisme belaka, maka negara dapat segera berdiri lantang membela saudara seakidah di tanah Palestina. 

 

Di negara Islam, syariat Islam menjadi acuan dalam mengatur seluruh lini kehidupan. Aturan yang datang dari Al-Khaliq, Sang Pencipta alam semesta, Allah subhanahu wa ta’ala pasti bersumber dari sumber yang sahih, yaitu Al-Qur’an dan As-Sunnah. Adapun dalam Islam, wilayah kaum muslim wajib dipertahankan. Oleh karena itu, membela muslim yang teraniaya, apalagi terjajah dalam mempertahankan wilayahnya hukumnya wajib. Allah subhanahu wa ta’ala berfirman, “Dan bunuhlah mereka di mana kamu temui mereka, dan usirlah mereka dari mana mereka telah mengusir kamu.” (TQS. Al-Baqarah: 191). Berdasarkan dalil tersebut, Allah memerintahkan kita untuk memerangi kaum penjajah zionis Yahudi laknatullah. Dan seperti yang kita ketahui, tanah Palestina dimana terdapat Masjidil Aqsha, kiblat pertama umat muslim telah menjadi tanah kharajiyah milik kaum muslimin yang mana Khalifah Umar bin Khattab radhiyallahu ‘anhu dan pasukannya telah menaklukkan tanah Syam dan Mesir pada masa pemerintahannya. Jadi, tanah suci milik umat ini tidak berubah statusnya hingga hari kiamat tiba, dan tidak boleh dibiarkan berada di tangan orang kafir.

 

Pembelaan hakiki terhadap muslim Palestina hanya dapat terwujud dengan tegaknya kembali Khilafah Islamiyah seperti zaman kenabian dan Khulafaur Rasyidin di masa lalu. Ketika Islam dapat menyatukan wilayah-wilayah kaum muslimin dalam satu kepemimpinan tidak diragukan lagi kaum muslimin akan memiliki kekuatan yang besar di dunia. Seperti di masa lampau, saat kegemilangan peradaban Islam memimpin dua per tiga dunia, muslim akan hidup damai dan sejahtera di bawah sistem Islam yang adil. Para penjajah akan diperangi dan diusir, namun Islam tetap peduli dengan nasib kaum Yahudi maupun pemeluk agama lain, khususnya perempuan dan anak-anak. Dalam daulah atau negara Islam, muslim tetap dapat hidup damai berdampingan dengan para pemeluk agama lain, karena Islam adalah rahmat bagi seluruh alam, termasuk seluruh makhluk yang ada di muka bumi. 

 

Keberadaan individu, masyarakat dan negara yang memiliki satu visi dan misi, yaitu akhirat dengan cara meraih ridho Allah subhanahu wa ta’ala, maka bukanlah hal yang sulit untuk menyamakan persepsi terhadap pembelaan muslim Palestina. Mereka akan kompak memberikan aksi nyata untuk menghentikan kekejaman para penjajah zionis Yahudi yang menzalimi kaum muslimin di Palestina, salah satunya dengan boikot produk pendukung zionis yang langsung dikawal ketat oleh negara. Sayangnya, kita sebagai muslim Indonesia, negara dengan mayoritas muslim terbesar di dunia, seolah-olah hanya bisa berkoar-koar membela, namun nyatanya hanya duduk manis di tempat melihat saudara-saudara muslim Palestina dizalimi. Jika ingin benar-benar membela, maka individu hingga negara harus kompak menunjukkan aksi pembelaan yang nyata. Wallahu a’lam bishshowab.

Name

Analisis,4,Motivasi,2,Nasional,4,Opini,163,Polri,17,Puisi,1,Sumbar,25,Surat Pembaca,6,TEENAGER,1,TNI,50,
ltr
item
TV Negeri: Boikot Produk Pendukung Zionis, Individu Hingga Negara Harus Kompak
Boikot Produk Pendukung Zionis, Individu Hingga Negara Harus Kompak
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgsQlV0F8XoTSfehQ61F4T_sXDzj6_hYlkcRyRsL57Nhajx0FRcdjGYd5LSXD2bmbRo1mWGn0AgphayILGOPXf18kOAKSVXscRRLrHdxJZikwONuI0OiLLx-I1wi3dyzZwpitfDafBtmosdi4xi3bfyur_Kmv2buUUltyoifRP61eL8R8CHNrBi2tnMtfsI/s320/IMG-20231122-WA0002.jpg
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgsQlV0F8XoTSfehQ61F4T_sXDzj6_hYlkcRyRsL57Nhajx0FRcdjGYd5LSXD2bmbRo1mWGn0AgphayILGOPXf18kOAKSVXscRRLrHdxJZikwONuI0OiLLx-I1wi3dyzZwpitfDafBtmosdi4xi3bfyur_Kmv2buUUltyoifRP61eL8R8CHNrBi2tnMtfsI/s72-c/IMG-20231122-WA0002.jpg
TV Negeri
https://tv-negeri.blogspot.com/2023/11/boikot-produk-pendukung-zionis-individu.html
https://tv-negeri.blogspot.com/
https://tv-negeri.blogspot.com/
https://tv-negeri.blogspot.com/2023/11/boikot-produk-pendukung-zionis-individu.html
true
8903722848118040034
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share to a social network STEP 2: Click the link on your social network Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy Table of Content