Hanya sistem Islam yang mampu memerdekakan mereka. Mengembalikan hak-hak mereka. menempatkan kebenaran di tempatnya
Persatuan seluruh umat Islam dalam naungan Sistem Islamlah yang mampu membebaskan Palestina dari Israel dan negara-negara barat
Penulis Gyan Rindu
Pegiat literasi
Matacompas.com, OPINI - Militer Israel merencanakan serangan ke Gaza melalui darat, udara, dan laut. Sebelumnya mereka memperingatkan warga yang berada di Gaza bagian utara yang didiami sekitar 1,1 juta orang, untuk segera pindah ke bagian selatan dalam waktu 24 jam. Walaupun serangan tersebut belum tahu kapan dilakukan, serangan darat Israel ke Gaza diperkirakan akan terjadi. (bbc[dot]com, 2023/10/07) Meski sebenarnya wilayah Utara telah porak-poranda, luluh lantak oleh rudal-rudal tentara Israel.
Konflik Israel dan Palestina terus bergulir hingga saat ini. Palestina memberikan perlawanan untuk terus berusaha mempertahankan negaranya. Israel yang terus meluncurkan serangan demi mendapatkan tanah Palestina. Banyak korban yang berjatuhan. Pemukiman dan rumah-rumah rakyat Palestina terus dibombardir Israel. Anak-anak, wanita, orangtua, semua meninggal akibat serangan-serangan tersebut. Kejam. Itu salah satu kata untuk Israel.
Baru-baru ini Hamas melancarkan serangan kepada Israel. Seakan dunia mengutuk itu. Tanpa mereka sadari, mereke lupa berapa juta anak-anak, wanita, orang tua rakyat Palestina yang teraniaya, yang kehilangan tempat tinggalnya, yang dibunuh dengan rudal-rudal, dan tembakan-tembakan dari Israel.
Mereka menutup mata akan tindakan Israel dan mengecam Hamas yang berusaha dan berjuang untuk mempertahankan tanah mereka. Bahkan Hamas tidak pernah melukai anak-anak atau wanita secara langsung. Hal tersebut berbanding terbalik dengan apa yang dilakukan Israel kepada rakyat Palestina. Kenapa seakan dunia buta akan hal tersebut?
Media terus memberikan informasi seolah-olah Israel sedang teraniaya. Pada kenyataannya, Gaza yang sedang teraniaya. Rakyat Gaza sudah kehilangan banyak hal. Seakan itu tidak pernah cukup. Sampai-sampai media ingin membuat nama rakyat Palestina dipandang buruk di mata dunia.
Negara-negara adidaya bersistem kapitalis mendukung Israel secara penuh. Negara-negara lain tidak berkutik karena terbelenggu oleh sistem barat tersebut. Semua yang dilakukan umat Islam hanya terhenti di PBB yang juga diatur oleh barat.
Mereka, rakyat Palestina, hanya membutuhkan sistem Islam yang mampu menaungi mereka. Memberikan mereka keadilan. Semua negara yang masih menerapkan Sistem Kapitalis akan terus dikuasai oleh Barat dan negara-negara lain hanya akan dipergunakan untuk kepentingan negara barat. Karena itulah Palestina membutuhkan sistem Islam agar mereka terbebas dari penjajahan yang ada.
Hanya sistem Islam yang mampu memerdekakan mereka. Mengembalikan hak-hak mereka. menempatkan kebenaran di tempatnya. Persatuan seluruh umat Islam dalam naungan Sistem Islamlah yang mampu membebaskan Palestina dari Israel dan negara-negara barat. Dalam hadis riwayat Abu Daud disebutkan, "Wahai Ibnu Hawalah, jika engkau melihat kekhilafahan telah turun di bumi Al-Maqdis (Baitul Maqdis, Palestina), maka itu pertanda telah dekatnya berbagai goncangan, kegundah-gulanaan, dan peristiwa-peristiwa besar. Bagi umat manusia, kiamat lebih dekat kepada mereka daripada dekatnya telapak tanganku kepada kepalamu ini." (HR. Abu Daud no. 2535)
Saatnya umat islam menyatukan kekuatan dan persatuan. Memberikan berita-berita kebenaran tentang Palestina. Memberikan segala kemampuan yang bisa dilakukan. Menyiarkan bagaimana tentang hukum-hukum Islam. Agar umat tahu bahwasanya selama dunia ini dikuasai oleh sistem Kapitalis, umat Islam tidak akan pernah bebas dari cengkraman mereka. Selama sistem Kapitalis masih diterapan, kita masih dikontrol oleh negara-negara barat. Selama Sistem Islam belum tegak, kita akan terus seperti ini. Media, kekuatan, kekuasaan, semua akan dikuasai oleh negara-negara barat. Karena itu penting untuk umat Islam tahu bahwa hanya sistem Islam yang mampu membebaskan umat Islam dari monopoli barat dan mampu menolong Palestina dari cengkraman Israel.
"Maha suci Allah, yang telah memperjalankan hamba-Nya pada suatu malam dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsha yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian dari tanda-tanda (kebesaran) kami. Sesungguhnya Dia adalah Maha mendengar lagi Maha mengetahui." (QS. al-Israa': 1)
Masjidil Aqsha adalah milik umat Islam, dan kita sebagai umat islam wajib menjaganya. Wallahualam bissawab.
