Sekulerisme Mengubah Kedamaian Rumah Menjadi Malapetaka

 


Sistem Islam sangat menjaga akidah dan marwah ibu dan ayah untuk tetap berada dalam fitrahnya sebagai pelindung bagi keluarganya termasuk anak-anaknya

Bukan hanya keluarga, bahkan pemimpin dalam Islam juga punya peran besar dalam melindungi anak-anak bangsa dari kejahatan orang lain ataupun keluarnya sendiri


Penulis Rismawati Aisyacheng

Pegiat Literasi 


Matacompas.com, OPINI - Rumah adalah tempat yang damai yang selalu memberi kebahagiaan bagi pemiliknya, baik itu istri atau ibu, suami atau ayah, nenek, kakek ataupun anak-anak. Oleh karena itu, sering kali ada tipe orang yang tidak bisa tinggal di tempat lain atau tidak bisa tidur jika bukan di rumahnya, sebab suasana rumah selalu mereka rindukan.  Sehingga ada sebuah kutipan menarik tentang rumah yaitu “rumahku surgaku”, rumah akan terasa seperti surga pagi pemiliknya jika rumah itu di isi oleh orang-orang yang saling mengasihi dan mencintai satu sama lainnya. Namun jika rumah itu diisi oleh orang-orang yang tidak memiliki cinta yang tulus untuk keluarganya maka rumah yang tadinya disebut surgaku akan berumah menjadi nerakaku hingga menjadi malah petaka bagi anak-anak yang polos dan tak berdosa. 


Sebagaimana yang dilansir oleh KOMPAS (07/10/2023) baru-baru ini bahwa, seorang anak kecil berumur 13 tahun bernama Muhamad Rauf, warga Desa Parigimulya, Kabupaten Subang, Kecamatan Cipunagara tepatnya di Jawa Barat telah ditemukan tewas di sebuah sungai atau di saluran irigasi di bagian Blok Sukatani, tepatnya di Kecamatan Anjatan, Kabupaten Indramayu, Desa Bugis, pada hari Rabu, tanggal 04 Oktober 2023 lalu. Anak tersebut ditemukan dalam kondisi telah berlumuran darah dengan kedua tangannya yang terikat di belakang. Menurut AKBP M. Fahri Siregar selaku Kapolres Indramayu bahwa Fahri di bunuh pada Selasa malam tanggal 03 Oktober 2023. Kemudian, dari hasil penyelidikan bahwa Muhammad Rauf ternyata dibunuh oleh keluarganya sendiri yaitu tak lain adalah Ibu kandungnya bernama Nurhani umur 40 tahun dan di bantu juga oleh kakeknya yang berinisial W umur 70 tahun serta pamannya yang berinisial S umur 24 tahun.


Selain itu di kota Malang juga telah ditemukan kasus penyiksaan yang dilakukan ayah kandung terhadap anak laki-lakinya yang masih berusia 7 tahun. Polresta (Kepolisian Resor Kota) Malang telah menangkap sebanyak lima orang pelaku yang telah melakukan penganiayaan terhadap anak laki-laki yang berinisial DN berusia 7 tahun di wilayah Jawa timur di Kota Malang tepatnya di Jalan K.H. Malik, Kecamatan KedungKandang, Kelurahan Buring.  Kasat Reskrim Polresta Malang Kota Kompol Danang Yudanto di Kota Malang, telah mengatakan pada Kamis bahwa anak yang masih berusia tujuh tahun tersebut, telah disiksa oleh ayah kandungnya sendiri di bantu oleh ibu tiri korban serta keluarga ibu tiri korban.  (jatim[dot]antaranews, 13/10/2023) 


Miris menyaksikan fakta-fakta di atas. Fungsi keluarga sebagai pelindung bagi anak-anak telah berubah menjadi penyiksa anak-anak. Sungguh sedih rasanya menyaksikan penderitaan anak yang kian hari kian banyak terjadi, dan mirisnya penderitaan-penderitaan yang mereka alami tak lain datang dari keluarganya sendiri. Padahal keluarga seharusnya adalah tempat berlindung bagi anak-anak kala di rumah. Tetapi kenyataannya kini rumah itu telah hilang kenyamanannya bahkan ayah atau ibu yang harusnya menjadi malaikat sang anak telah berubah wujud jadi monster yang tak punya rasa kasih dan sayang terhadap anak-anaknya. 


Sistem Sekulerisme telah menghilangkan fitrah mulia keluarga serta telah merusak fungsi keluarga masa kini. Betapa tidak, entah telah berapa banyak orang tua yang kini telah hilang kasih sayangnya terhadap anak-anaknya sehingga tega menyiksa bahkan membunuh mereka dengan tangan yang telah merawat dan memberinya nafkah sedari lahir. Beginilah kiranya yang terjadi saat berada dalam sistem sekuler kapitalisme yang telah memisahkan agama dalam kehidupan umat. 


Ketika agama telah di jauhkan dari kehidupan manusia, maka jelaslah kerusakan terjadi di bumi ini. Sebab tanpa agama maka tak ada aturan Allah yang harus di ikuti melainkan hanya mengikuti aturan buatan manusia sahaja. Padahal Allah menciptakan manusia beserta aturan-aturan untuk menjalani kehidupan di dunia agar manusia tidak salah jalan. Oleh karena itu, tampaklah banyak kerusakan yang terjadi termasuk penyiksaan dan pembunuhan pada anak kandung sendiri kala agama dipisahkan oleh kehidupan, sebab moral orang tua dan kasih sayangnya telah terkikis oleh sistem Kapitalisme.


Sungguh sangat jauh berbeda dengan sistem penerapan Islam yang tidak memisahkan agama dalam kehidupan, bahkan seluruhnya akan diatur sesuai dengan hukum yang dibuat langsung oleh Allah yang maha Adil atas segala sesuatu. Sistem Islam juga sangat menjaga fungsi dalam keluarga agar rumah tetaplah menjadi surga bagi keluarganya yang lain. Oleh karena itu, sistem Islam sangat menjaga akidah dan marwah ibu dan ayah untuk tetap berada dalam fitrahnya sebagai pelindung bagi keluarganya termasuk anak-anaknya. Bukan hanya keluarga, bahkan pemimpin dalam Islam juga punya peran besar dalam melindungi anak-anak bangsa dari kejahatan orang lain ataupun keluarnya sendiri.


Dalam sistem Islam akan di tegaskan kepada umat untuk selalu taat kepada Allah sebagaimana firman-Nya dalam surah Al-Anfal :


يٰۤـاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا لَا تَخُوْنُوا اللّٰهَ وَا لرَّسُوْلَ وَتَخُوْنُوْۤا اَمٰنٰتِكُمْ وَاَ نْـتُمْ تَعْلَمُوْنَ

Wahai orang-orang yang beriman! Janganlah kamu mengkhianati Allah dan Rasul dan (juga) janganlah kamu mengkhianati amanat yang dipercayakan kepadamu, sedang kamu mengetahui.” (QS. Al-Anfal 8: Ayat 27)


Ayat di atas memperingati manusia agar tidak mengkhianati Allah dan Rasulnya serta melarang mengkhianati amanah yang telah Allah berikan. Oleh karena itu, Islam sangat melarang keras untuk menyakiti anak-anak apatah lagi itu anak kandung sendiri, sebab anak adalah amanah dari Allah yang harus dijaga, dilindungi serta dididik agar menjadi anak yang taat dan menjadi pelindung negara di masa depan. 


Oleh karena itu, melihat kondisi menyedihkan anak-anak bangsa yang penuh derita masa kini. Maka sesungguhnya mereka butuh perisai yang mampu melindungi serta mampu menanamkan moral baik kepada orang tua mereka agar fungsi keluarga kembali menjadi keluarga pelindung yang penuh kasih sayang kepada anak-anaknya. Namun semua itu hanya akan terwujud dalam satu institusi yang dipimpin oleh sang Khalifah dalam  Daulah Islam, sebab hanya Daulah Islamlah yang mampu mengembalikan fitrahnya keluarga terutama ayah dan ibu sebagai pelindung untuk keluarganya. Wallahualam bissawab [MDEP]

Name

Analisis,4,Motivasi,2,Nasional,4,Opini,163,Polri,17,Puisi,1,Sumbar,25,Surat Pembaca,6,TEENAGER,1,TNI,50,
ltr
item
TV Negeri: Sekulerisme Mengubah Kedamaian Rumah Menjadi Malapetaka
Sekulerisme Mengubah Kedamaian Rumah Menjadi Malapetaka
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgBtK3h9vyQJH4rIrQ5I5-ajMOiL09YaivtGcaCM41MxFlU3QMBX-zwxqnM8aQm3eot8oOkXYMGXBEjhW6_VHSOlkJfC-D1rkmbVPThm32bjsMe-t8eJ4ID0dlbSb0QKCdL9RlrkvVAShpWVijqxVsp8fPogU0toSLeMq_TEON-2vyKFFg98ysBYbGG1hZG/s320/20231016_223436.jpg
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgBtK3h9vyQJH4rIrQ5I5-ajMOiL09YaivtGcaCM41MxFlU3QMBX-zwxqnM8aQm3eot8oOkXYMGXBEjhW6_VHSOlkJfC-D1rkmbVPThm32bjsMe-t8eJ4ID0dlbSb0QKCdL9RlrkvVAShpWVijqxVsp8fPogU0toSLeMq_TEON-2vyKFFg98ysBYbGG1hZG/s72-c/20231016_223436.jpg
TV Negeri
https://tv-negeri.blogspot.com/2023/10/sekulerisme-mengubah-kedamaian-rumah.html
https://tv-negeri.blogspot.com/
https://tv-negeri.blogspot.com/
https://tv-negeri.blogspot.com/2023/10/sekulerisme-mengubah-kedamaian-rumah.html
true
8903722848118040034
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share to a social network STEP 2: Click the link on your social network Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy Table of Content