Penerapan Islam Solusi Kasus Stunting


Rasulullah saw. dan para sahabat adalah teladan pemimpin yang wajib dicontoh dalam mengurus umat. Sebagai bentuk tanggung jawabnya dalam menjaga generasi, Khalifah Umar bin Khattab sampai memberikan insentif untuk kesejahteraan anak-anak. Maka pantas generasi umat muslim dahulu telah mengukir peradaban gemilang, karena penguasa memenuhi hak-hak mereka.

Dengan demikian, pemimpin yang mampu mewujudkan kesejahteraan umat hanya akan bisa didapati dalam sistem yang menerapkan aturan Islam secara kaffah


Penulis Sriyanti

Ibu Rumah Tangga


Matacompas.com, OPINI - Bertepatan dengan Maulid Nabi Muhammad saw. Indomaret melakukan kegiatan peduli berbagi, dengan memberikan paket nutrisi Indomaret X bebelac berupa susu kepada balita di Kabupaten Bandung. Bantuan tersebut diserahkan oleh pihak Indomaret kepada Bupati Bandung Dadang Supriatna beserta Ibu, kemudian secara simbolis langsung diberikan kepada balita penerima manfaat.


Dadang Supriatna sangat mengapresiasi dan berterima kasih kepada pihak Indomaret, serta mendoakan agar perusahaan tersebut semakin maju dan sukses. Ia juga berharap agar Indomaret bisa ikut serta membantu program pemerintah dalam mengatasi stunting di wilayahnya, sebagaimana yang ditargetkan oleh presiden bahwa di tahun 2024 mendatang penurunannya harus mencapai 14 persen. Dengan adanya kolaborasi antara pemerintah dan lndomaret mudah-mudahan target bisa tercapai. (Elshinta[dot]com, 29/09/2023)


Stunting merupakan suatu kondisi di mana anak-anak mengalami masalah dalam pertumbuhannya, yang disebabkan oleh kurangnya asupan gizi dan akan berpengaruh pada kondisi kecakapan fisik dan intelektual serta kemampuan kognitif mereka dalam menangkap pengetahuan. Ini adalah permasalahan serius yang harus segera diselesaikan, terlebih angka stunting di negeri ini masih tinggi. Pemerintah sendiri menyebutkan bahwa problem stunting disebabkan oleh beberapa faktor di antaranya yaitu, kurangnya asupan gizi ibu hamil, adanya masalah kesehatan pada saat kehamilan dan pola asuh anak yang kurang baik terutama dalam masalah asupan nutrisi. 


Jika ditelaah lebih mendalam, beberapa faktor di atas sangat erat kaitannya dengan kemiskinan yang dialami oleh masyarakat negeri ini. Tidak dimungkiri jika angka kemiskinan masih sangat tinggi, maka kasus stunting ini akan terjadi pada keluarga-keluarga yang tidak mampu. Kesulitan hidup, himpitan ekonomi, membuat mereka tidak mampu menyediakan tempat yang layak huni juga makanan yang baik dan penuh gizi. Untuk ada sesuatu yang bisa disantap saja sudah begitu sulit, apalagi menjaga kesehatan keluarga terutama ibu hamil dan anak-anak agar asupan nutrisinya tercukupi, ini menjadi sesuatu yang berat. Maka tidak heran jika anak-anak yang dilahirkan di tengah keluarga demikian banyak mengalami gangguan tumbuh kembang. Hingga generasi bangsa pun rapuh dari berbagai segi, sebagaimana yang terjadi sekarang.


Memang berbagai upaya telah dilakukan pemerintah termasuk bantuan dari pihak swasta sebagaimana fakta di atas, hanya saja upaya tersebut belum menyentuh akar persoalan sehingga tidak akan mampu menekan tingginya kasus tersebut. Stunting tidak bisa dicegah dengan bantuan yang sifatnya sesaat atau bersifat parsial jika akar persoalannya belum diatasi yaitu sistem yang menjadi asas kebijakan negara. Sistem yang dimaksud adalah kapitalisme demokrasi, dimana kesejahteraan hanya menjadi milik para pemilik modal. Negara tak memiliki wewenang untuk menghalangi mereka dalam meraih kesejahteraan sendiri meski Masyarakat kecil menjadi korban. Negara pun tidak benar-benar ingin menyejahterakan rakyatnya dengan cara memenuhi semua hak asasi mereka seperti sandang, pangan, papan, kesehatan, pendidikan dan rasa aman. Karena jika peran ini dilakukan, maka pihak pemilik modal tak akan punya peluang meraup kekayaan secara bebas.


Kebebasan yang menjadi salah satu pilar dari kapitalisme telah meliberalisasi seluruh sumber daya, termasuk yang menjadi hajat hidup rakyat seperti listrik, air, gas dan potensi yang lainnya. Sehingga untuk memenuhi kebutuhan hidupnya rakyat kesulitan karena harus membeli dengan biaya mahal, sementara para kepala keluarga kesulitan mencari nafkah. Selain itu, dalam sistem ini harta hanya akan berputar pada segelintir elite saja, buktinya di tengah tingginya kasus stunting, sangat banyak orang yang gemar flexing. Sungguh, derita yang dialami rakyat saat ini adalah karena abainya penguasa yang menerapkan sistem kapitalisme. Untuk itu diperlukan solusi yang mengakar untuk mengatasi masalah ini yaitu mengganti sistem dengan sistem Islam.


Dalam pandangan Islam, terpenuhinya seluruh kebutuhan pokok umat merupakan tanggung jawab negara. Termasuk kebutuhan sandang, pangan, papan. Untuk kebutuhan pangan, negara akan memastikan hal itu terpenuhi dengan kualitas yang baik individu per individu. Terlebih untuk anak-anak yang merupakan aset berharga negara. Penguasa akan memprioritaskan segala sesuatu untuk proses tumbuh kembangnya, baik dari segi asupan nutrisi, pendidikan dan sebagainya, agar generasi muslim menjadi sosok-sosok yang sehat secara fisik dan berkepribadian mulia.


Sistem perekonomian yang berasaskan akidah Islam, akan mampu mewujudkan kondisi demikian. Hingga tidak akan dijumpai kasus stunting dan kemiskinan. Karena negara dalam sistem Islam berperan sebagai raain dan junnah, maka negara akan berupaya memberikan yang  terbaik untuk masyarakat. Salah satu mekanisme negara memenuhi hajat publik adalah dengan mengatur harta kepemilikan menjadi tiga yaitu, kepemilikan umum, negara dan individu. Adapun untuk kepemilikan umum seperti, sumber daya alam yang menguasai hajat hidup masyarakat, dalam sistem ini diharamkan untuk diliberalisasi atau diprivatisasi. Pengelolaannya wajib dilakukan oleh negara dan hasilnya digunakan untuk kesejahteraan umat. Hal demikian juga akan memberikan banyak lapangan pekerjaan bagi para kepala rumah tangga, sehingga mereka tidak mengalami kesulitan dalam mencari nafkah bagi keluarganya. Pendistribusian barang juga akan merata, hingga tidak akan ada ketimpangan sosial di tengah umat. 


Peran negara adalah untuk mengatur urusan umat, menjaga kepentingan agama dan pengatur dunia, sebagaimana sabda Rasulullah saw.: "Imam/seorang pemimpin itu ibarat penggembala dan dia bertanggung jawab terhadap gembalaannya". (HR Bukhari dan Muslim)


Rasulullah saw. dan para sahabat adalah teladan pemimpin yang wajib dicontoh dalam mengurus umat.  Sebagai bentuk tanggung jawabnya dalam menjaga generasi, Khalifah Umar bin Khattab sampai memberikan insentif untuk kesejahteraan anak-anak. Maka pantas generasi umat muslim dahulu telah mengukir peradaban gemilang, karena penguasa memenuhi hak-hak mereka.


Dengan demikian, pemimpin yang  mampu mewujudkan kesejahteraan umat hanya akan bisa didapati dalam sistem yang menerapkan aturan Islam secara kaffah. Oleh karena itu satu-satunya cara agar kasus stunting tuntas adalah dengan menyingkirkan paradigma kapitalisme dan mengambil Islam sebagai gantinya.


Wallahualam bissawab. []

Name

Analisis,4,Motivasi,2,Nasional,4,Opini,163,Polri,17,Puisi,1,Sumbar,25,Surat Pembaca,6,TEENAGER,1,TNI,50,
ltr
item
TV Negeri: Penerapan Islam Solusi Kasus Stunting
Penerapan Islam Solusi Kasus Stunting
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhnEmULHJxzwdE0rY6SaWiagGS98G_7lPHqxxDC58Yi5W-hWFofY1yXMw2vXT3uo06ljLSkdqcYZ9_Pl4aX4_6E5xw6-Ne4xXq6ae-fCNlAy4t4YDZZ2yyEqtMxYjb4cSBD4URqLa5fepurhUtcxTEWfHUhkAxMTGMLC2ZholA88AOMIltDLbEIxCYE0s2I/s320/20231023_071358.jpg
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhnEmULHJxzwdE0rY6SaWiagGS98G_7lPHqxxDC58Yi5W-hWFofY1yXMw2vXT3uo06ljLSkdqcYZ9_Pl4aX4_6E5xw6-Ne4xXq6ae-fCNlAy4t4YDZZ2yyEqtMxYjb4cSBD4URqLa5fepurhUtcxTEWfHUhkAxMTGMLC2ZholA88AOMIltDLbEIxCYE0s2I/s72-c/20231023_071358.jpg
TV Negeri
https://tv-negeri.blogspot.com/2023/10/penerapan-islam-solusi-kasus-stunting.html
https://tv-negeri.blogspot.com/
https://tv-negeri.blogspot.com/
https://tv-negeri.blogspot.com/2023/10/penerapan-islam-solusi-kasus-stunting.html
true
8903722848118040034
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share to a social network STEP 2: Click the link on your social network Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy Table of Content